Job sheet 3 LAN tester


SMKN 2 INDRAMAYU
kompetensi keahlian TJKT
Capaian pembelajaran
Penggunaan alat ukur dalam bidang TKJ(Lan tester/kabel tester
No. jobsheet = 03
Nama: Aditya Juliansyah 
Kelas: X TKJ 2
Tindakan keselamatan kerja:
           1.Keselamatan kelistrikan
           2.Prosedur penggunaan yang benar
           3.Lingkungan kerja
           4.menggunakan alat sesuai SOP

Alat:  1.Lan tester 
           2.Tang crimping (crimping tools)
           3.Pengupas kabel (wire striper)
           4.baterai 9V

Bahan: 
           1.Kabel UTP
           2.Konektor RJ45
           3.Konektor RJ11
           4.Konektor boot

Langkah kerja:
1. Lan tester dan komponen 



2.Fungsi komponen 

1.LAN tester adalah untuk memverifikasi apakah kabel jaringan (UTP/STP) yang telah dibuat atau dipasang dapat berfungsi dengan baik untuk menghantarkan data.

2.Tang crimping (crimping tools)
Berikut adalah tiga fungsi utama tang crimping: 1.Memotong Kabel (Cutting)
                   2.Mengupas Kulit Kabel (Stripping)
                   3.Memasang Konektor ke kabel
                       (Crimping)

3. Connector RJ45/RJ11


RJ45: adalah untuk mengakhiri urutan kabel UTP sehingga bisa dicolokkan ke port Ethernet pada perangkat elektronik.


RJ11: adalah menghubungkan perangkat telepon ke soket dinding yang terhubung ke jaringan penyedia layanan telepon (PSTN).



4. Kabel UTP adalah media transmisi yang terdiri dari empat pasang kabel tembaga yang saling melilit. Kabel ini merupakan "pembuluh darah" dalam sebuah jaringan lokal (LAN).

5. Pengupas kabel (wire striper) adalah alat bantu yang didesain khusus untuk melepas isolasi atau kulit luar kabel tanpa merusak serat tembaga di dalamnya




3.Cara pakai
Alat ini biasanya terdiri dari dua unit: Master (yang lebih besar) dan Remote (yang lebih kecil).

langkah-langkah praktis
cara menggunakannya:

1. Persiapan Kabel
Pastikan kedua ujung kabel UTP sudah terpasang konektor RJ45 (sudah di-crimping).
Pastikan kabel tidak terhubung ke perangkat aktif seperti Switch, Router, atau PC (ikuti prosedur keselamatan kerja).

2. Menghubungkan ke Tester
Colokkan ujung kabel pertama ke port RJ45 pada unit Master.
Colokkan ujung kabel kedua ke port RJ45 pada unit Remote.
Jika Anda mengetes kabel yang sudah tertanam di dinding atau plafon, unit Remote bisa dibawa ke ruangan lain tempat ujung kabel itu berada.

3. Menghidupkan Alat
Geser saklar pada unit Master ke posisi:
ON: Untuk pengetesan kecepatan normal.
S (Slow): Untuk pengetesan kecepatan lambat (sangat disarankan agar Anda bisa melihat urutan lampu dengan lebih teliti).

4. Membaca Hasil (Analisis Lampu)
Perhatikan lampu LED nomor 1 sampai 8 pada kedua unit. Hasilnya bisa dibaca sebagai berikut:




4.Indikator hasil sesuai atau belum 

A. Kondisi Normal (Kabel Straight)
Lampu pada Master dan Remote akan menyala hijau secara berurutan dan bersamaan:
Master: 1-2-3-4-5-6-7-8
Remote: 1-2-3-4-5-6-7-8

B. Kondisi Normal (Kabel Cross)
Lampu pada Master tetap berurutan, namun pada Remote akan melompat sesuai urutan standar cross:
Master: 1 - 2 - 3 - 4 - 5 - 6 - 7 - 8
Remote: 3 - 6 - 1 - 4 - 5 - 2 - 7 - 8

C. Kondisi Error (Masalah)
Lampu Mati (Open): Jika salah satu lampu (misal nomor 3) tidak menyala di salah satu sisi, berarti kabel nomor 3 putus atau crimping-nya tidak sempurna.

Lampu Tertukar (Miswire): Jika urutan lampu tidak berurutan (misal Master 1, Remote 2), berarti urutan kabel Anda terbalik saat dimasukkan ke RJ45.

Lampu Menyala Bareng (Short): Jika dua lampu menyala bersamaan di satu unit, berarti ada kabel yang korslet (saling bersentuhan).

6.Kesimpulan
LAN tester adalah alat diagnosis yang sangat vital bagi siapa pun yang bekerja dengan infrastruktur jaringan. Alat ini bukan sekadar pelengkap, melainkan penentu apakah sebuah jaringan akan berjalan stabil atau penuh gangguan.

TTD. BU Okta.                                   Aditya 
                                                            Juliansyah




Nilai


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DTT TJKT AJ

Job sheet 2

Aditya Juliansyah job sheet